ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. R G2P1A0 UMUR 29 TAHUN DENGAN KETIDAKNYAMANAN SAKIT PINGGANG DI TPMB D JL. BATU RADEN KECAMATAN RANCASARI KOTA BANDUNG

Penulis : desi trisiani, yanti herawati, ira kartika


PDF

Abstrak

Continuity of Care adalah hal yang mendasar dalam model praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang holistik, membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memberi dukungan, dan membina hubungan saling percaya antara bidan dengan klien. Tujuan dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan KB sebagai upaya untuk membantu memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayinya. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan 7 langkah varney dengan pendokemtasian SOAP. asuhan kebidanan dilakukan pada Ny.R usia 29 tahun G2P1A0 di TPMB D Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari Kota Bandung dari Tanggal 19 April 17 Juni 2023 dari umur kehamilan 36 minggu kehamilan sampai dengan 40 hari masa nifas. Proses kehamilan berjalan dengan fisiologis adapun keluhan pada kunjungan 1 di usia kehamilan 36 minggu yaitu sakit pinggang sebagai ketidaknyamanan umum yang terjadi saat kehamilan. Setelah diberikan konseling dan mengajarkan beberapa gerakan menggunakan gymball untuk mengurangi keluhan sakit pinggang akhirnya keluhan dirasakan berkurang saat kunjungan 1 minggu kemudian. Proses persalinan berlangsung normal dengan kala I selama 1 jam dimulai dari pembukaan 7 cm, kala II 30 menit, kala III 10 menit dan kala IV 2 jam. Bayi berjenis kelamin perempuan, langsung menangis, tonus otot baik, warna kulit merah, berat badan 3000 gr dan panjang badan 48 cm. Masa nifas berjalan dengan normal tidak ada tanda bahaya yang dirasakan, ibu menyusui bayinya ASI Ekslusif dan setelah diberikan konseling tentang KB ibu memilih menggunakan KB suntik yang 3 bulan. Penting bagi bidan untuk bisa melakukan asuhan kebidanan berkesinambungan dengan pendekatan holistic karena setiap ketidaknyamanan akan menjadi masalah bagi pasien apabila tidak bisa ditangani, selanjutnya diharapkan bidan selalu meningkatkan kompetensinya dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan dan perkembangan pelayanan kebidanan. Kata Kunci :

Kata Kunci : Kehamilan, Persalinan, Nifas, KB, Bayi, COC



Abstract

Continuity of Care adalah hal yang mendasar dalam model praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang holistik, membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memberi dukungan, dan membina hubungan saling percaya antara bidan dengan klien. Tujuan dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan KB sebagai upaya untuk membantu memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayinya. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan 7 langkah varney dengan pendokemtasian SOAP. asuhan kebidanan dilakukan pada Ny.R usia 29 tahun G2P1A0 di TPMB D Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari Kota Bandung dari Tanggal 19 April 17 Juni 2023 dari umur kehamilan 36 minggu kehamilan sampai dengan 40 hari masa nifas. Proses kehamilan berjalan dengan fisiologis adapun keluhan pada kunjungan 1 di usia kehamilan 36 minggu yaitu sakit pinggang sebagai ketidaknyamanan umum yang terjadi saat kehamilan. Setelah diberikan konseling dan mengajarkan beberapa gerakan menggunakan gymball untuk mengurangi keluhan sakit pinggang akhirnya keluhan dirasakan berkurang saat kunjungan 1 minggu kemudian. Proses persalinan berlangsung normal dengan kala I selama 1 jam dimulai dari pembukaan 7 cm, kala II 30 menit, kala III 10 menit dan kala IV 2 jam. Bayi berjenis kelamin perempuan, langsung menangis, tonus otot baik, warna kulit merah, berat badan 3000 gr dan panjang badan 48 cm. Masa nifas berjalan dengan normal tidak ada tanda bahaya yang dirasakan, ibu menyusui bayinya ASI Ekslusif dan setelah diberikan konseling tentang KB ibu memilih menggunakan KB suntik yang 3 bulan. Penting bagi bidan untuk bisa melakukan asuhan kebidanan berkesinambungan dengan pendekatan holistic karena setiap ketidaknyamanan akan menjadi masalah bagi pasien apabila tidak bisa ditangani, selanjutnya diharapkan bidan selalu meningkatkan kompetensinya dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan dan perkembangan pelayanan kebidanan.

Keywords : Kehamilan, Persalinan, Nifas, KB, Bayi, COC