ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. D UMUR 26 TAHUN G2P1A0 KEHAMILAN SUNGSANG DENGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI KLINIK PMB D KOTA BANDUNG

Penulis : ade ana asmara sst mph, ira kartika, oktarina sri iriani


PDF

Abstrak

Kematian perinatal pada letak sungsang sebanyak 25/ 1000 Kelahiran Hidup. Artinya sekitar 0,8 – 1,7 /1000 lahir normal, 0,03/1000 dengan SC. Penyebab angka kematian ibu salah satunya adanya kelainan letak. Rujukan Praktik Mandiri Bidan D sebanyak 14 kasus dengan sungsang dan 30 kasus Ketuban Pecah Dini. Sebagai salah satu penurunan Angka Kematian Ibu dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas mulai dari kehamilan, persalinan, pasca salin baik bagi ibu dan bayi termasuk pelayanan rujukan jika terjadi komplikasi, dengan asuhan berkelanjutan (continuity of care). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan asuhan berkelanjutan pada Ny D G2P1A0 dengan kehamilan sungsang di PMB bidan D, Tahun 2023. Hasil pelayanan berkelanjutan (continuity of care) yang diberikan kepada Ny D meliputi pelayanan antenatal, persalinan, nifas dan neonatus. Pada masa kehamilan Ny.D diberikan penanganan sesuai dengan teori, tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik asuhan komplementer dengan Teknik yoga prenatal masa kehamilan dapat dilalui dg baik dan aman. Pada masa persalinan Ny.D dilakukan penatalaksanaan persalinan sudah sesuai prosedur yaitu saat ny.D mengalami Ketuban Pecah Dini Bidan D sudah melakukan observasi dan setelah observasi tidak ada kemajuan persalinan ny.D di Rujuk ke RS dan diberikan tatalaksana dengan baik di RS sesuai dg SOP. Pada Masa Nifas Ny.D didapatkan hasil analisa terjadi kekurangan ASI sehingga ny.D diberikan asuhan komplementer dengan melakukan pijat oksitosin dan perawatan payudara adapun bayi pada masa neonatus didapatkan hasil analisa dalam kondisi normal, dan bayi diberikan asuhan esensial sesuai prosedur seperti pemberian Vitamin K, salep mata, imunisasi Hepatitis B serta imunisasi BCG.

Kata Kunci : SUNGSANG, KPD



Abstract

Kematian perinatal pada letak sungsang sebanyak 25/ 1000 Kelahiran Hidup. Artinya sekitar 0,8 – 1,7 /1000 lahir normal, 0,03/1000 dengan SC. Penyebab angka kematian ibu salah satunya adanya kelainan letak. Rujukan Praktik Mandiri Bidan D sebanyak 14 kasus dengan sungsang dan 30 kasus Ketuban Pecah Dini. Sebagai salah satu penurunan Angka Kematian Ibu dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas mulai dari kehamilan, persalinan, pasca salin baik bagi ibu dan bayi termasuk pelayanan rujukan jika terjadi komplikasi, dengan asuhan berkelanjutan (continuity of care). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan asuhan berkelanjutan pada Ny D G2P1A0 dengan kehamilan sungsang di PMB bidan D, Tahun 2023. Hasil pelayanan berkelanjutan (continuity of care) yang diberikan kepada Ny D meliputi pelayanan antenatal, persalinan, nifas dan neonatus. Pada masa kehamilan Ny.D diberikan penanganan sesuai dengan teori, tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik asuhan komplementer dengan Teknik yoga prenatal masa kehamilan dapat dilalui dg baik dan aman. Pada masa persalinan Ny.D dilakukan penatalaksanaan persalinan sudah sesuai prosedur yaitu saat ny.D mengalami Ketuban Pecah Dini Bidan D sudah melakukan observasi dan setelah observasi tidak ada kemajuan persalinan ny.D di Rujuk ke RS dan diberikan tatalaksana dengan baik di RS sesuai dg SOP. Pada Masa Nifas Ny.D didapatkan hasil analisa terjadi kekurangan ASI sehingga ny.D diberikan asuhan komplementer dengan melakukan pijat oksitosin dan perawatan payudara adapun bayi pada masa neonatus didapatkan hasil analisa dalam kondisi normal, dan bayi diberikan asuhan esensial sesuai prosedur seperti pemberian Vitamin K, salep mata, imunisasi Hepatitis B serta imunisasi BCG.

Keywords : breech pregnancy, premature rupture of membranes