ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM PADA NN. A MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DIAGNOSA MEDIS POST OPERASI NEUROFIBROMATOSIS DI RIK PAVILIUN PARAHYANGAN RSUP. DR. HASAN SADIKIN BANDUNG

Penulis : sinta julyani, irma nur amalia, ns usan daryaman


PDF

Abstrak

Neurofibromatosis didefinisikan sebagai kelainan genetik autosomal dominan dan kondisi yang diturunkan pertama kali dijelaskan oleh Friedrich Daniel Von Recklinghausen. Tanda dan gejala pada saat dilakukan pemeriksaan fisik ditemukan adanya benjolan dibawah kulit, didekat saraf. Tampak bintik-bintik pada kulit yang berwarna coklat (bintik caf-aulait) di dada, punggung, pinggul, sikut dan lutut. Penatalaksanaan pada pasien neurofibromatosis yaitu dengan cara pembedahan atau pengangkatan tumor yang menyebabkan sensasi nyeri. Salah satu penerapan terapi nonfarmakologis untuk penanganan nyeri adalah dengan Teknik relaksasi nafas dalam. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada Nn. A di dapatkan kondisi pasien mengeluhkan nyeri pada saat POD 2 pada derah luka operasinya dengan skala 6 atau direntang sedang. Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan medikal bedah pemberian terapi relaksasi nafas dalam pada pasien masalah keperawatan nyeri akut dengan diagnosa medis post neurofibromatosis Desain: menggunakan studi penelaahan kasus dengan metode pengumpulan data dilakukan dengan cara anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi langsung, dan dokumentasi. Subjek studi kasus ini menggunakan satu responden. Hasil: implementasi pemberian relaksasi nafas dalam pada pasien nyeri akut didapatkan hasil bahwa adanya perubahan dari yang awalnya nyeri skala 6 (0-10) menjadi skala 3(0-10). Kesimpulan: penelitian ini menunjukan adanya pengaruh tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan tindakan relaksasi nafas dalam jadi pada Nn. A dengan masalah keperawatan nyeri akut di ruang RIK Paviliun Dr. Hasan Sadikin Bandung.

Kata Kunci : Neurofibromatosis terapi nyeri, relaksasi napas dalam



Abstract

Neurofibromatosis is defined as an autosomal dominant genetic disorder and inherited condition first described by Friedrich Daniel Von Recklinghausen. Signs and symptoms at the time of physical examination were found to be lumps under the skin, near the nerves. There are brown spots on the skin (caf-aulait spots) on the chest, back, hips, elbows and knees. Management in neurofibromatosis patients is by surgery or removal of tumors that cause painful sensations. One application of nonpharmacological therapy for pain management is the deep breath relaxation technique. Based on the results of a preliminary study conducted on Mrs. A, the patient complained of pain. A obtained the patient's condition complaining of pain at the time of POD 2 in the operative wound area with a scale of 6 or in the moderate range. Purpose: The writing of this scientific work aims to provide surgical medical nursing care by providing deep breath relaxation therapy to patients with acute pain nursing problems with a medical diagnosis of post neurofibromatosis. Design: using a case review study with data collection methods carried out by means of anamnesis, physical examination, direct observation, and documentation. The subject of this case study used one respondent. Results: the implementation of deep breath relaxation in acute pain patients found that there was a change from the initial pain scale 6 (0-10) to scale 3 (0-10). Conclusion: This study shows the effect of pain levels before and after deep breath relaxation measures are taken so that on Miss. A with acute pain nursing problems in the Paviliun Hospitals Dr. Hasan Sadikin Bandung.

Keywords : Neurofibromatosis, pain therapy, relaxation, deep breathing