ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN TERAPI ROM PASIF PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN DIAGNOSA KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI KELURAHAN BABAKAN SURABAYA KECAMATAN KIARACONDONG KOTA BANDUNG

Penulis : nuryani hafid rumatumia, yunita fitri rejeki, annisa nur erawan


PDF

Abstrak

Stroke adalah suatu gangguan fungsi neurologis akut yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah dan terjadi secara mendadak (dalam beberapa detik) atau setidak-tidaknya secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala-gejala dan tanda-tanda yang sesuai dengan daerah otak terganggu, penilitian dari berbagai jurnal sebelum diberikan latihan ROM cylindrical grip 1,92 dan setelah diberikan latihan terjadi peningkatan kekuatan otot 2,77 didapatkan hasil sebelum diberikan latihan range of motion yaitu (57,5%) dan setelah diberikan latihan range of motion (65%). Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas bagaimana pengaruh latihan terapi ROM pasif untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah akhir ners ini adalah studi kasus dalam bentuk asuhan keperawatan. Hasil dari penyusunan implementasi yang diberikan pada Ny.E selama 3 x 24 jam di kelurahan babakan surabya didapatkan kekuatan otot sebelum diberikan latihan ROM yaitu 55/33 dan setelah diberikan latihan ROM terjadinya peningkatan kekuatan otot 55/44, untuk pendokumentasian, menggunakan catatan perkembangan SOAP. Saran kepada peneliti berikutnya agar melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai latihan terapi ROM pasif untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik.

Kata Kunci : Stroke Non Hemoragik, Terapi ROM



Abstract

Stroke is an acute neurological function disorder caused by circulatory disorders and occurs suddenly (within a few seconds) or at least rapidly (within a few hours) with symptoms and signs that correspond to the affected brain area. various journals before being given the cylindrical grip ROM exercise 1.92 and after being given the exercise there was an increase in muscle strength 2.77 the results were obtained before being given range of motion exercises (57.5%) and after being given range of motion exercises (65%). The purpose of this study was to discuss how the effect of passive ROM therapy exercises to increase muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients. The method used in this final scientific paper is a case study in the form of nursing care. The results of the preparation of the implementation given to Mrs. E for 3 x 24 hours in the village of Babakan Surabaya obtained muscle strength before being given ROM training, namely 55/33 and after being given ROM training an increase in muscle strength 55/44, for documentation, using SOAP development notes . Suggestions to future researchers to conduct more in-depth research on passive ROM therapy exercises to increase muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients.

Keywords : Non-Hemorrhagic Stroke, ROM Therapy