Rumah sakit adalah institusi yang memberikan pelayanan kesehatan untuk perorangan secara paripurna. Pelayanan dirumah sakit selain memberikan dampak positif juga menimbulkan dampak negatif. Salah satunya limbah medis benda tajam yang dapat menyebabkan kecelakaan pada pekerja dan menyebabkan luka gores maupun luka tusuk tetapi juga menginfeksi luka jika terkontaminasi patogen. Berdasarkan data National Safety Council (NSC) bahwa terjadinya kecelakaan di Rumah Sakit yaitu sebanyak 41% Kasus yang sering terjadi adalah kasus tertusuk jarum atau needle stick injury (NSI). Oleh sebab itu dibutuhkannya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di rumah sakit untuk mencegah terjadinya potensi bahaya dari kegiatan kecelakaan tertusuk jarum suntik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Prbandingan Potensi Risiko Kejadian Tertusuk Jarum Pada Perawat di Beberapa Ruangan Perawatan di Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi. Penelitian menggunakan studi analitik komparatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 56 perawat yang terdistribusi di 8 (delapan) ruangan perawatan yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji friedman test dengan kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukan peringkat potensi risiko kejadian tertusuk jarum yaitu kondisi faktor lingkungan sebesar 3,90, pencegahan infeksi sebesar 3,72, psikososial sebesar 3,52. Hasil friedman test menunjukan menunjukan terdapat perbedaan potensi risiko kejadian tertusuk jarum antar tahapan proses penyuntikan yang meliputi faktor lingkungan, persiapan obat, proses penyuntikan, pencegahan infeksi dan psikososial dengan nilai signifikan = 0,00 (p value < 0,05). Disarankan agar dilakukan pelatihan secara rutin untuk cara penyuntikan yang aman dan pengelolaan limbah benda tajam secara kontinyu, dan pembentukan komite K3RS.
Kata Kunci : Potensi Risiko, Kejadian Tertusuk Jarum, Perawat, Rumah SakitA Hospital is an institutions that provide health services completely for individuals. Hospital services not only have a positive impact but also have a negative impact. One of them is medical waste with sharp objects that can cause accidents to workers and cause scratches and stab wounds but also infect wounds if they are contaminated with pathogens. Based on data from the National Safety Council (NSC) that the occurrence of accidents in hospitals as many as 41% of cases that often occur are cases of needle stick injury (NSI). Therefore, the need for occupational safety and health (K3) in hospitals to prevent potential hazards from needle stick accidents. The purpose of this study is to analyze the Comparison of the Potential Risk of Needle Puncture in Nurses in Several Treatment Rooms at Hermina Sukabumi General Hospital. The study used a comparative analytic study with a cross sectional approach. The sample size of 56 nurses distributed in 8 (eight) treatment rooms determined by the sampling technique was total sampling. Data analysis was univariate and bivariate using the Friedman test with a significance of p < 0.05. The results showed that the ranking of the potential risk of needle sticks was environmental factor conditions of 3.90, infection prevention was 3.72, psychosocial was 3.52. The results of the Friedman test show that there are differences in the potential risk of needle sticks between stages of the injection process which include environmental factors, drug preparation, injection process, infection prevention and psychosocial with a significant value = 0.00 (p value
Keywords : Potential Risk, wastewater, Needle Sticks, Nurse, Hospital