HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG JAJANAN KAKI LIMA DENGAN TINDAKAN HIGIENE SANITASI MAKANAN PEDAGANG JAJANAN KAKI LIMA DI SEKOLAH DASAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARCAMANIK TAHUN 2023

Penulis : neng farhani, sri komalaningsih, weni tusrini, nina rosliana, metha dwi


PDF

Abstrak

Pedagang kaki lima adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada pedagang atau penjual makanan, minuman, atau barang-barang lainnya yang beroperasi di jalan atau trotoar, biasanya di depan atau di sekitar area perkotaan atau pusat perbelanjaan. Ditinjau dari jenis pangan, penyebab kasus KLB keracunan pangan tahun 2017 terlihat pangan jajanan/siap saji sebanyak 6 kejadian (11,32%) kejadian. Berdasarkan tempat/lokasi KLB keracunan makanan lembaga pendidikan sebanyak 15 kejadian (28,30%). Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi tindakan hygiene sanitasi pedagang, diantaranya adalah tingkat pengetahuan dan sikap pedagang kaki lima terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan makanan yang dijual. Tingkat pengetahuan pedagang kaki lima tentang cara mengelola dan menjaga kebersihan tempat pengolahan pangan yang baik akan mempengaruhi kepatuhan mereka terhadap peraturan sanitasi dan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk meminimalkan risiko terjadinya keracunan makanan. Tujuan penelitian mengetahui Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pedagang Jajanan Kaki Lima Dengan Tindakan Higiene Sanitasi Makanan Pedagang Jajanan Kaki Lima Di Sekolah Dasar Wilayah Kerja Puskesmas Arcamanik Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 responden. Sampel penelitian sebanyak 30 responden, menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan pedagang (0,285) tidak berhubungan dengan tindakan hygiene sanitasi makanan karena lebih besar dari 0,05. Serta faktor sikap (0,02) berhubungan dengan tindakan hygiene sanitasi makanan.

Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan , Higiene Sanitasi Makanan.



Abstract

Street food vendors, commonly known as "pedagang kaki lima," refer to individuals selling food, beverages, or other goods on streets or sidewalks, usually located in urban areas or around shopping centers. Analysis of foodborne disease outbreaks in 2017 revealed that ready-to-eat street foods were responsible for 6 cases (11.32%) of outbreaks. Education institutions contributed to 15 cases (28.30%) of foodborne disease outbreaks. Factors influencing hygiene and sanitation practices among vendors include their knowledge level and attitudes towards maintaining the cleanliness and safety of the food they sell. A street food vendor's knowledge of proper food handling and sanitation practices can impact their adherence to sanitation regulations and preventive measures, reducing the risk of foodborne illnesses. The objective of this research is to determine the Relationship between the Knowledge Level and Attitude of Street Food Vendors with Food Hygiene and Sanitation Practices among Street Food Vendors in Primary Schools of the Arcamanik Public Health Center Work Area in 2023. This quantitative study employs a cross-sectional approach. The research population consists of 35 respondents, A sample of 30 respondents was selected for the study using accidental sampling. The research findings indicate that the factor of knowledge (0,285) is not significantly correlated with food hygiene and sanitation practices, as the p-value is greater than 0,05. Conversely, the factor of attitude (0,02) is significantly correlated.

Keywords : Knowledge, Attitude, Behavior, Food Hygiene, Sanitation.